| Potensi, Prospek Pertambangan Logam dan Batubara di Indonesia 2008 |
PendahuluanLaporan ini lebih mengkhususkan pada jenis tambang logam. Pertambangan tersebut sebenarnya telah diusahakan sejak lama di Indonesia oleh perusahaan tambang besar. Adanya perubahan kebutuhan barang logam dunia, telah mendorong kembali pencarian pasok barang logam yang lebih ekonomis. Untuk itu, berbagai aspek penting dalam pertambangan logam emas, perak, tembaga, timah, nikel, bauxite, dan pasir besi di Indonesia dibahas lengkap dan cukup mendalam dalam laporan ini. Sehingga bisa dijadikan acuan atau data pembanding bagi berbagai pihak yang berkepentingan di sektor usaha pertambangan, untuk bisa mengambil keputusan yang tepat. Untuk melengkapi laporan ini, juga dibahas hasil tambang batubara yang kini menjadi sumber energi utama tenaga listrik dunia. Indonesia sendiri berupaya memaksimalkan peran energi tersebut. Karena dengan melambungnya harga minyak dunia belakangan ini, telah mendorong pemerintah mencari sumber energi alternatif. Kini, Indonesia pun memacu penggunaan batubara sebagai sumber utama energi listrik, menggantikan peran BBM yang semakin mahal harganya. Upaya tersebut, di antaranya, pemerintah merencanakan pembangkit listrik bertenaga batu bara sebesar 10,000 MW dalam 3 tahun mendatang, Hal ini akan membuat melesatnya kebutuhan batubara didalam negeri. Sehingga, Indonesia telah menjadi eksportir batubara nomor dua terbesar di dunia setelah Australia sejak 2006 lalu, dengan volume ekspor 184 juta ton dan devisa yang diperoleh sebesar US$ 3,4 milyar. Padahal sebelumnya Indonesia masih menduduki peringkat ke 4 setelah Australia, Cina dan Afrika Selatan. Bahkan tahun 2006 lalu ekspor batubara sudah mencapai 184 juta ton senilai US$ 6,08 miliar dan 2007 sekitar 130 juta ton lebih senilai US$5,05 miliar. Mengingat menggairahkannya prospek pertambangan logam dan batubara di Indonesia saat ini, PT Media Data Riset (mediadata) telah membuat kajiannya dalam bentuk buku studi setebal 500 halaman lebih. Buku ini sangat berguna bagi pemain, calon investor, industri jasa terkait seperti pemasok alat berat, maupun lembaga pembiayaan. untuk info anda bisa menghubungi (021) 8093140 atau email This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it / This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it Daftar IsiI. PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang II. PENDUDUK DAN GAMBARAN UMUM EKONOMI INDONESIA 2.1. Populasi Penduduk Indonesia (Secara Nasional, Per Provinsi, dan Proyeksi Per Provinsi) 2.2. Perkembangan Ekonomi (Makro Indonesia, BI-Rate dan inflasi, Ekspor, Lapangan Usaha, PDB, Prospek Dunia Usaha, dan Kondisi sektor riil) 2.3. Langkah-Langkah Pemerintah Dalam Pemulihan Perekonomian (Regulasi sektor perbankan/Pakto 2006, Sektor Riil, Kurs Rupiah) 2.4. Perkembangan Investasi (Menurut status Investor, Target Investor) 2.5. Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Terus Berlanjut III. INDUSTRI PERTAMBANGAN LOGAM DAN BATUBARA 3.1. Deposit Mineral (Emas dan Perak, Tembaga Porphyry, Timah, Nikel, Bauksit dan Pasir Besi) 3.2. Perusahaan Tambang (Sumsel, Kaltim & Kalsel, Cadangan Batubara 110 tahun, Kontraktor Generasi I, Gambaran Cadangan dan Kinerja) 3.3. Perkembangan Produksi (Perkembangan Produksi Logam, Menurut Perusahaan) 3.4. Pemasaran Hasil Tambang Logam (Penjualan Domestik 2007 Ekspor Produk Tambang) IV. EMAS DAN PERAK 4.1. Cadangan dan Potensi Emas dan Perak 4.2. Perusahaan Penambangan dan Kontrak Karya Penambangan Emas dan Perak 4.3. Perkembangan Produksi Emas dan Perak (Produksi menurut Perusahaan) 4.4. Perkembangan Ekspor Emas dan Perak (Ekspor menurut Volume & Nilainya, Menurut Negara Tujuan, Menurut Perusahaannya) 4.5. Perkembangan Impor Emas dan Perak Indonesia (Menurut Jenis, Volume dan Nilainya) 4.4. Impor Menurut Negara Tujuan 4.6. Perkembangan Konsumsi Emas dan Perak Indonesia (Perkiraan Konsumsi, Menurut Pemakainya) 4.7. Proyeksi Konsumsi 4.8. Perkembangan Produksi Emas 4.9. Perkembangan Harga Emas (Harga Emas dan PPnBM Emas) V . TIMAH 5.1. Sumber Daya dan Cadangan Timah 5.2. Sejarah Penambangan Timah di Pulau Bangka 5.3. Perusahaan Penambangan Timah 5.4. Perkembangan Produksi Timah Indonesia (Menurut Jenisnya, menurut Perusahaannya) 5.5. Perkembangan Ekspor (Menurut Jenis, Volume & Nilai, Menurut Negara Asal) 5.6. Perkembangan Impor Timah Indonesia (Menurut Jenis, Volume dan Nilainya) 5.7. Perkembangan Konsumsi (Perkiraan Konsumsi, Menurut Pemakainya) 5.8. Proyeksi Konsumsi 5.9. Produksi Timah Dunia 5.10. Harga Timah Dunia VI. NIKEL 6.1. Sumber Daya dan Cadangan Nikel Indonesia 6.2. Perusahaan Penambangan Nikel 6.3. Perkembangan Produksi (Menurut Jenisnya, Menurut Perusahaan) 6.4. Proyek Perluasan 6.5. Perkembangan Ekspor Nikel Indonesia (Menurut Jenis, Volume & Nilainya, Menurut Negara Tujuan, Menurut Perusahaannya) 6.6. Perkembangan Impor Nikel 6.7. Perkembangan Konsumsi Nikel (Konsumsi Nikel Indonesia, Menurut Pemakaiannya) 6.8. Proyeksi Konsumsi Nikel Indonesia 6.9. Perkembangan Nikel Dunia (Menurut Kawasan, Harga Nikel Dunia, Rekor Tertinggi) VII. TEMBAGA 7.1. Sumber Daya dan Cadangan Tembaga (Tembaga Porphyry ) 7.2. Perusahaan Penambangan Tembaga 7.3. Perkembangan Produksi Tembaga 7.4. Perkembangan Ekspor Tembaga Indonesia (Menurut Jenis, Volume dan Nilainya, Menurut Negara Tujuan, Menurut Perusahaannya) 7.5. Perkembangan Impor Tembaga (Menurut Jenis, Volume dan Nilainya, Menurut Negara Asal) 7.6. Perkembangan Konsumsi Tembaga 7.7. Proyeksi Konsumsi Tembaga 7.8. Perkembangan Produksi Tembaga Dunia 7.9. Perkembangan Harga Tembaga Dunia VIII. BAUKSIT DAN MANGAN 8.1. Bauksit (Cadangan Bauksit & Perusahaannya) 8.3. Perkembangan Produksi Bauksit 8.4. Investasi Baru pada Industri Pengolahan 8.5. Perkembangan Ekspor Bauksit Indonesia (Menurut Volume & Nilainya, Menurut Negara Tujuan) 8.6. Perkembangan Konsumsi Bauksit 8.7. Proyeksi Konsumsi Bauksit 8.8. Kinerja Industri Alumunium Indonesia 8.9. Perkembangan Produksi Bauksit dan Alumina Dunia (Produksi Bauksit, Produksi Alumina) 8.10. Perkembangan Harga Bauksit Dunia IX. PASIR BESI 9.1. Cadangan Pasir Besi 9.2. Teknik Penambangan Pasir Besi 9.3. Jumlah Perusahaan Penambangan Pasir Besi (Perkembangan Produksi) 9.4. Investasi Baru pada Pertambangan Pasir Besi 9.5. Perkembangan Konsumsi Pasir Besi 9.6. Proyeksi Konsumsi Pasir Besi 9.7. Perkembangan Harga X. BATUBARA 10.1. Sumber Daya dan Cadangan Batubara 10.2. Perusahaan Penambangan Batubara di (PKP2B & Kuasa Penambangan, Perusahaan Kontrak Karya, PKP2B Generasi I, PKP2B Generasi II, PKP2B Generasi III) 10.3. Perkembangan Produksi Batubara Indonesia (Menurut Pengusahaannya, Perusahaannya) 10.4. Investasi Baru pada Industri Batubara 10.5. Perkembangan Penjualan Batubara Domestik 10.6. Perkembangan Ekspor Batubara (Menurut Volume, Nilai & Jenisnya, Menurut Negara Tujuan, Menurut Perusahaannya) 10.7. Perkembangan Impor Batubara Indonesia (Menurut Volume, Nilai & Jenisnya, Menurut Negara Asal) 10.8. Perkembangan Konsumsi Batubara (Dalam Negeri dan Menurut Pemakainya) 10.9. Rencana Proyek PLTU Batubara 10.10. Perkembangan Batubara Dunia (Perkembangan Produksi, Negara Eksportir, Negara Importir, Konsumsi Batubara Dunia, dan Perkembangan Harga) XI. REGULASI DAN KEBIJAKAN DI SEKTOR PERTAMBANGAN UMUM DAN BATUBARA 11.1. Perundang-undangan Pertambangan Indonesia (Permasalahan, Faktor – faktor Indeks Potensi Kebijakan dan RUU Pertambangan Baru (PMB) 11.2. Kebijakan Pertambangan Umum - Ketidakpastian Hukum - Mineral Grouping - Kuasa Pertambangan - Faktor Akomodatif Kontrak/Perjanjian dengan Pemerintah Pusat - Faktor Keberhasilan KK & Perjanjian Kerjasama Pengusahaan PKPPB - Investasi Asing Melalui KK 11.3. Tumpang Tindih Hutan Lindung dan Wilayah Pertambangan (Kebijakan dalam Mengantisipasi dan Dampak Lingkungan Akibat Aktivitas Pertambangan) 11.4. Kebijakan di Sektor Pertambangan Timah - Bangka Belitung Keluarkan Kuota Ekspor Timah - Tinjau Ulang Perdagangna Timah Antar Pulau 11.5. Pertambangan Batubara - Turunnya Minat Investasi - PPN Batubara Segera Dibebaskan - Meneg BUMN Izinkan PLN Masuk Bisnis Batubara - Penyedia Alat Tambang Lokal Dapat Insentif - Pemilik Lahan Tambang Hanya Kena PNBP XII. INVESTASI DI SEKTOR PERTAMBANGAN LOGAM DAN BATUBARA 12.1. Investasi Baru di Sektor Pertambangan Logam - Investasi Austindo Resources Corporation - ERAMET Akan Investasi di Halmahera - Investasi Baru PT Aneka Tambang (ANTAM) - Invetasi Baru PT INCO - Royalti Nikel Proyek Lasamphala - United Tractor Ekspansi ke Bisnis Pertambangan Nikel - Korsel Minati Tambang 12.2. Investasi Baru di Sektor Pertambangan Batubara - Hambatan Investasi - Investasi Batubara Lahan Kering - Sebelas Perusahaan Tambang - PTBA Akan Bangun Industri Gasifikasi - Ishikawajima & Sojitz Bangun Gasifikasi di Cikampek - Grup Astra Incar Aset Batubara Milik Bayan - Essel Mining Berminat Masuk Indonesia XIII. NILAI TAMBAH INDUSTRI PERTAMBANGAN 13.1. Industri Pertambangan Global Super Cycle 13.2. Rantai Nilai Komoditi 13.3. Peningkatan Nilai Tambah Nikel Dalam Berbagai Produk - Nilai Tambah Komoditas Nikel Proyek FeNi III PT Antam - Nilai Tambah Komoditas Nikel Proyek NCPI, FeNi IV dan HPALPT Antam - Nilai Tambah pada proyek CGA Tayan dan Proyek SGA Bintan PT Antam - Nilai Tambah Komoditas Emas - PT Timah Buat Produk Turunan Timah - Isu untuk keputusan investasi bernilai tambah - Masukan Untuk Isu Investasi Bernilai Tambah 13.4. Nilai Tambah Produk Batubara - Pilot Project Brown Coal Liquefaction (BCL) - Pengolahan Briket Batubara XIV. GAMBARAN PEMAIN UTAMA 14.1. Perusahaan Besar Pertambangan Mineral - PT Freeport Indonesia - Newmont Group - PT International Nikel Indonesia (PT Inco) - PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) - PT Timah Tbk 14.2. Perusahaan Terbesar Pertambangan Batubara - Bumi Resources Group/ Borneo Lumbung Energi - PT Kaltim Prima Coal (KPC) - PT Arutmin - PT Adaro XV. KEMAMPUAN INDUSTRI BARANG MODAL NASIONAL TERHADAP USAHA PERTAMBANGAN 15.1. Backward & Forward Linkage - Kewajiban Penggunan Local Content - Data Pembelian Freeport Indonesia, Newmont Nusa Tenggara dan Inco. 15.2. Indikator Pengaruh Usaha Pertambangan - Realita dan Harapan - Kondisi Bisnis ESDM Saat Ini - Kendala yang Dihadapi - Indikator Berpengaruh terhadap Produksi Dalam Negeri - Alternatif Solusi 15.3. Kemampuan Industri Barang Modal terhadap Industri Pertambangan - Kebutuhan Alat Berat Indonesia - Pola Pikir - Kategori Daya Saing Produk Alat Berat - Daya saing produk alat berat - Kebutuhan Alat Berat Berdasarkan Sektor Industri - Potensi Pembelanjaan Alat Berat di Sektor Konstruksi - Produksi Berdasarkan Jenis Alat Berat - Jenis Alat Berat Produksi Dalam Negeri - Produksi, Investasi dan Tenaga Kerja Pada Industri Alat Berat - Produk Range Hinabi 15.4. Kerangka pengembangan alat berat 15.5. Analisa SWOT industri alat berat 15.6. Peluang - Hasil Infrastructure Summit 2005 - Estimasi Produksi dan Proyeksi Demand Alat Berat di Indonesia 15.7. Strategi - Strategi industri untuk pengembangan alat berat - Strategi pemerintah untuk pengembangan alat berat 15.8. Permasalahan dan Solusinya - Pasar (Demand Pull) - Kemampuan Industri - Solusi Oleh Pemain dan Dukungan Pemerintah - Usulan tahapan dukungan pemerintah - Industri Alat Berat Yang Diharapkan - Penghapusan BM Alat Berat Sektor Tambang Perlu Pengkajian Lagi 15.9. Produsen Alat Berat Indonesia dan Asia 15.10. Backward & Forward Linkage Sektor penambangna Batubara - Metoda Penambangan Batubara - Proses Penambangan Batubara Sampai Pengangkutannya - Peralatan Yang Dibutuhkan - Operational Penambangan Batubara - Peran Kontraktor Penambangan Batubara (PT Pama Persada Nusantara, PT Thiess contractors Indonesia, PT BUMA, PT Kideco, Banpu Group, Berau Coal, PT Tambang Batubara Bukit Asam) XVI. PERAN PERBANKAN DALAM USAHA PERTAMBANGAN BATUBARA 16.1. Latar Belakang Perbankan Dukung Industri Batubara - Executive Summary - Keunggulan Pemilihan Industri Batubara - Faktor Dukungan Degulasi - Blue Print Energi Energi Mix Nasional tahun 2025 16.2. Potensi Industri Batubara - Program Aksi - Kebutuhan Batubara untuk Pembangkit Listrik - Biaya Pembangkit Batubara Sangat Efisien 16.3. Produksi Listrik Berdasarkan Bahan Bakar (Biaya Pembangkit Listrik PLN) 16.4. Peran Bank Mandiri dalam Industri Batubara - Potensi Pembiayaan Industri Batubara - Fasilitas yang Diberikan Bank Mandiri - Permasalahan Perbankan dalam Menghadapi Pembiayaan Disektor Batubara - Kontak Bank Mandiri untuk Pembiayaan Pertambangan Batubara XVII. KENDALA DAN PROSPEK PERTAMBANGAN LOGAM DAN BATUBARA INDONESIA 13.1. Karakteristik Industri Pertambangan 13.2. Permasalahan Industri Pertambangan (Aspek Politik, Aspek Keuangan,Aspek Hukum) 13.3. Kesimpulan dan Prospek - Industri Pertambangan Logam - Industri Pertambangan Batubara - Pemanfaatan Batubara Indonesia - Proyeksi Kebutuhan Batubara Domestik - Penyelesaian PLTU Batubara Akan Meningkatkan Kebutuhan Batubara - Produksi Batubara Mencapai 366,9 Juta Ton di Tahun 2015 - Expor Tetap Memainkan Peran Penting - Peluang Investasi |