Multi Client Studies
MCS Indonesia Edition List All
Tren Bisnis Asuransi Kendaraan Bermotor di Indonesia 2008 | Tren Bisnis Asuransi Kendaraan Bermotor di Indonesia 2008 |
|
|
PendahuluanLalulintas di jalan raya kini menjadi semakin padat. Setiap hari ada kendaraan bermotor baru yang turun ke jalan. Sehingga resiko kecelakaan di jalan raya menjadi semakin tinggi. Hal ini cukup disadari oleh para pemilik kendaraan. Sebagian dari mereka memilih mengasuransikan kendaraan bermotornya, sebagai antisipasi terhadap kemungkinan resiko kecelakaan, maupun dari kemungkinan kriminalitas pencurian kendaraan bermotor (mobil) yang cenderung meningkat juga belakangan ini. Tidak heran nasabah asuransi kendaraan bermotor di Indonesia cenderung terus bertambah setiap tahunnya.
Di Indonesia, industri asuransi kendaraan bermotor telah berkembang pesat, terutama untuk asuransi pertanggungan mobil mobil baru dari keluaran dealer. Sehingga jumlahnya saat ini mencapai 124 perusahaan. Dengan pesatnya perkembangan jenis asuransi ini, maka selama periode tahun 2001 sampai dengan tahun 2006 perolehan preminya juga terus berkembang, sehingga sudah jauh melampaui klaim yang diajukan pihak pemilik mobil (tertanggung). Tercatat pada tahun 2001 premi asuransi kendaraan bermotor ini telah mencapai Rp 2,35 triliun, naik menjadi Rp 4,6 triliun pada tahun 2005. Sedangkan klaim dalam periode yang sama juga naik dari Rp 910,9 milyar menjadi Rp 2,0 triliun. untuk info lebih lanjut, anda dapat menghubungi kami di no (021) 8093140 atau melalui email This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it / This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
Daftar IsiI. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Maksud dan Tujuan 1.3. Metodologi Pengumpulan dan Pengolahan Data Informasi II. PENDUDUK DAN GAMBARAN UMUM EKONOMI III. INDUSTRI ASURANSI KENDARAAN BERMOTOR 3.1. Definisi dan Fungsi Asuransi 3.2. Asuransi kerugian 3.2.1. Prosedur Umum Untuk Asuransi Kerugian 3.2.2. Harga Pertanggungan 3.2.3. Premi 3.2.4. Polis 3.3. Struktur Pasar Asuransi Di Indonesia 3.4. Industri Asuransi Kendaraan Bermotor (mobil) 3.4.1. Perkembangan Premi Asuransi Kendaraan Bermotor 3.4.2. Premi Kendaraan Bermotor Menurut Perusahaan Penyelenggara 3.4.3. Perkembangan Klaim Asuransi Kendaraan Bermotor 3.4.4. Klaim Kendaraan Bermotor Menurut Perusahaan Penyelenggara 3.4.5. Kinerja Perusahaan Pembiayaan Kendaraan Bermotor 3.4.6. Pasar Pembiayaan Kendaraan Bermotor IV. POLA BISNIS ANTARA PERUSAHAAN ASURANSI DENGAN PERUSAHAAN KENDARAAN BERMOTOR DAN LEMBAGA KEUANGAN 4.1. Perusahaan Asuransi dengan Perusahaan Pembiayaan 4.2. Perusahaan Asuransi dengan Perusahaan Kendaraan Bermotor V. KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM INDUSTRI ASURANSI KENDARAAN BERMOTOR 5.1. Perang Premi Asuransi Kendaraan Bermotor 5.2. Tarif Premi 5.3. PMK Nomor 74/PMK.10/2007 VI. POTENSI PASAR ASURANSI KENDARAAN BERMOTOR 6.1. Industri Mobil 6.1.1. Kondisi Saat Ini 6.1.2. Impor Diperlonggar 6.1.3. Reposisi Agen Tunggal/Pemegang Merek 6.1.4. Restrukturisasi Perusahaan Agen Tunggal/Pemegang Merek (AT/PM) 6.1.5. Dominasi Perusahaan Agen Tunggal/Pemegang Merek (AT/PM) Produk Jepang 6.1.6. Konglomerasi Keagenan Merek 6.1.7. Kapasitas Produksi Mobil Nasional 6.1.8. Assembling Line untuk Produk Massal 6.1.9 Jenis-Jenis Mobil Yang Diproduksi di Dalam Negeri 6.1.10. Perkembangan Produksi Mobil 6.1.11. Kandungan Lokal Industri Mobil 6.1.12. Perkembangan Penjualan 6.1.13. Pola Distribusi (Marketing Practice) 6.1.14. Distribusi Mobil Produksi Dalam Negeri 6.1.15. Proyeksi Penjualan Mobil 6.2. Industri Sepeda Motor 6.2.1. Perjalanan Industri Sepeda Motor Nasional 6.2.2. Menggeser Persaingan Ke Sepeda Motor Matic 6.2.3. Yamaha Bangkit Dengan Marketing Communication yang Tepat 6.2.4. Sepeda Motor Listrik Sebuah Alternatif 6.2.5. Kapasitas Meningkat Pesat 6.2.6. Produksi 6.2.6.1. Produksi Meningkat 18% Per Tahun 6.2.6.2. Sepeda Motor Automatic Digenjot 6.2.6.3. Yamaha Melejit 6.2.6.4. Honda Mengeluarkan Produk Baru “City Sport One (Honda CS1)” 6.2.7. Honda New Mega Pro Merajai Motor Sport 6.2.8. Pemanfaatan Kapasitas 6.2.9. Penjualan 6.2.9.1. Tahun 2007 Penjualan Meningkat 6.2.9.2. Yamaha Meroket 6.2.9.3. Penjualan Sepeda Motor Automatic Meningkat Pesat 6.2.9.4. Yamaha Mio Merajai Segmen Pasar Sepeda Motor Otomatis 6.2.9.5. Honda Revo Kuasai Segmen Cub 6.2.10. Proyeksi Penjualan Sepeda Motor VII. PROFIL 10 BESAR PERUSAHAAN ASURANSI/PEMBIAYAAN KENDARAAN BERMOTOR 7.1. Asuransi Astra Buana, PT (Garda Oto) 7.2. Asuransi Wahana Tata, PT (Aswata) 7.3. Asuransi Raksa Pratikara, PT (Raksa Autocare) 7.4. Asuransi Adira Dinamika (Autocillin) 7.5. Asuransi Sentral Asia, PT (ACA) 7.6. Asuransi Sinar Mas, PT (Sinar Mobil) 7.7. Asuransi Jasa Indonesia, PT (Jasindo Oto) 7.8. Asuransi Multi Arta Guna, PT (Magna Mobil) 7.9. Asuransi Bina Daya Artha Tbk, PT (ABDA) 7.10. Asuransi Tri Pakarta, PT (Tripa) VIII. PROYEKSI ASURANSI KENDARAAN BERMOTOR 8.1. Analisis Permintaan-Penawaran Kendaraan Bermotor 8.2. Perkiraan Permintaan Asuransi/Pembiayaan Kendaraan Bermotor 8.3. Perkiraan Permintaan Pembiayaan Kendaraan Bermotor IX. PROSPEK DAN KESIMPULAN 9.1. PROSPEK 9.1. KESIMPULAN DIREKTORI |
| < Prev | Next > |
|---|

|
||||||||||||||||||||||||||||||
| Home |
| Corporate |
| Contact Us |
| Search |
| Our Partner |
| Multi Client Studies |
| Single Client Study |
| Consulting |
| Advertising Services |
| Regulation and Project Profile |
Chat with us |







![]() | Today | 418 |
![]() | Yesterday | 436 |
![]() | This week | 2349 |
![]() | This month | 6052 |
![]() | All | 172782 |