Multi Client Studies
MCS Indonesia Edition List All
Prospek Usaha Klinik Kesehatan di Indonesia 2008 | Prospek Usaha Klinik Kesehatan di Indonesia 2008 |
|
PendahuluanDerajat kesehatan masyarakat sangat menentukan kualitas sumberdaya manusia. Namun, pelayanan kesehatan masyarakat tidak dapat dilakukan sepenuhnya oleh pemerintah baik dalam aspek teknis maupun finansial. Anggaran kesehatan yang ditetapkan pemerintah melalui APBN/APBD sebesar 5%, jelas tidak akan mampu memenuhi tuntutan kebutuhan kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Oleh karena itu, partisipasi aktif sektor swasta mutlak dibutuhkan baik dalam penyediaan fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan maupun obat-obatan. Saat ini, keterlibatan pihak swasta di bidang kesehatan tampak cukup signifikan baik dalam penyediaan sarana kesehatan (rumah sakit dan klinik), tenaga kesehatan (pendidikan dan pelatihan) maupun obat-obatan (industri farmasi). Sebagai gambaran, dari tahun 1999 hingga 2006, rata-rata pertumbuhan jumlah rumah sakit swasta di Indonesia mencapai sekitar 4% per tahun, padahal jumlah rumah sakit pemerintah hanya meningkat rata-rata 2,5% setiap tahunnya. Demikian halnya dengan klinik kesehatan. Sebagai contoh, di DKI Jakarta, dari tahun 2002 sampai 2006 jumlah klinik umum dan spesialis tumbuh cukup pesat dengan rata-rata laju pertumbuhan 10,4% setiap tahunnya. Dalam tahun 2007, di DKI Jakarta, estimasi rata-rata jumlah kunjungan pasien ke klinik umum dan spesialis kelas menengah ke atas mencapai 667 pasien per klinik per bulan. Dengan tarif rata-rata Rp 120.000 – Rp 280.000 setiap kunjungan pasien, maka setiap klinik bisa memperoleh revenue sekitar Rp 80 juta – Rp 187 juta per bulan. Sementara untuk klinik bersalin, estimasi rata-rata jumlah pasiennya sekitar 18 pasien per bulan. Dengan tarif rata-rata Rp 2,6 juta – Rp 5,2 juta per pasien, maka setiap klinik bisa memperoleh revenue sekitar Rp 47 juta – Rp 94 juta per bulan. Rata-rata volume pasar klinik di DKI Jakarta tahun 2007 diperkirakan mencapai 8.000 pasien/klinik/tahun atau sekitar 6,698 juta pasien untuk seluruh klinik yang ada. Dengan rata-rata tarif klinik minimal Rp 120.000 dan maksimal 280.000, Market Size klinik di DKI Jakarta diperkirakan mencapai Rp 800 miliar sampai Rp 1,9 triliun per tahun, khusus untuk klinik umum dan spesialis. Jika ditambah dengan klinik bersalin, Market Size-nya bisa mencapai Rp 900 miliar sampai Rp 2 triliun per tahun. Klinik memang lebih fleksibel dibanding rumah sakit. Selain investasi usahanya lebih murah, klinik juga bisa lebih lincah dalam meraih konsumen serta mempermudah dan mempersingkat pelayanan. Di sisi lain, klinik juga bisa lebih inovatif dalam menciptakan layanan baru sesuai dengan tuntutan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat. Di luar DKI Jakarta, masih banyak wilayah yang potensial untuk pengembangan usaha klinik, mengingat klinik-klinik yang ada saat ini mayoritas klinik-klinik skala kecil dengan fasilitas layanan sederhana. Padahal kota-kota besar seperti Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Medan, Batam, Samarinda, Makasar dan yang lainnya, taraf ekonomi penduduknya telah cukup tinggi, sehingga layanan kesehatan yang optimal bisa menjadi prioritas kebutuhan keluarga. Untuk mengetahui lebih jauh tentang kiprah klinik kesehatan tersebut, PT Media Data Riset (Mediadata) telah melakukan studi tentang Prospek Usaha Klinik Kesehatan di Indonesia. Fokus studi meliputi: penelusuran keberadaan klinik-klinik kesehatan di Indonesia, respons masyarakat terhadap keberadaan klinik kesehatan, kondisi dan perkembangan klinik saat ini, jenis layanan klinik, pemilik/pengelola klinik, fasilitas standar yang diperlukan klinik, faktor-faktor pendukung bagi eksistensi klinik, gambaran usaha/bisnis dalam institusi klinik, serta analisis tentang tren perkembangan klinik saat ini dan beberapa tahun ke depan. Untuk info lebih lanjut, anda dapat menghubungi kami di no (021) 8093140 atau melalui email This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it / This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it Daftar IsiI.PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang1.2.Lingkup Pembahasan Studi 1.3.Sumber Data dan Informasi 1.4.Metode Kajian II.PENDUDUK DAN PERILAKU KESEHATAN MASYARAKAT 2.1.Populasi Penduduk Indonesia2.2.Perilaku Masyarakat 2.3.Kesehatan Masyarakat 2.4.Angka Kematian dan Penyakit III.GAMBARAN UMUM KLINIK KESEHATAN DI INDONESIA 3.1.Pengertian3.2.Klinik Menjadi Institusi Bisnis 3.3.Kategori Klinik 3.4.Kemitraan Usaha dengan Perusahaan Asuransi IV.RESPONS MASYARAKAT TERHADAP EKSISTENSI KLINIK (HASIL SURVEI NOVEMBER – DESEMBER 2007) 4.1.Responden4.2.Hasil Survei 4.3. Intisari Hasil Survei V.PROGRES DAN PROSPEK KLINIK KESEHATAN DI DKI JAKARTA 5.1.Potensi Wilayah5.2.Profil Kesehatan 5.3.Perilaku Masyarakat DKI Jakarta terhadap Pelayanan Kesehatan 5.4.Balai Pengobatan/Klinik 5.5.Pemilik/Pengelola Klinik 5.6.Unsur-unsur Pendukung Klinik 5.7.Jumlah Kunjungan, Tarif Layanan dan Revenue Klinik 5.8.Market Size Klinik 5.9.Segmentasi Konsumen VI.KONDISI KLINIK DI BEBERAPA WILAYAH POTENSIAL 6.1.Banten6.2.Jawa Barat 6.3.Jawa Tengah 6.4.Yogyakarta 6.5.Jawa Timur 6.6.Lampung 6.7.Bali 6.8.Medan 6.9.Batam 6.10.Samarinda 6.11.Makasar 6.12.Irian Jaya Barat VII.VARIASI DAN INOVASI LAYANAN KLINIK 7.1.Kimia Farma Mengintegrasikan Apotek dengan Klinik7.2.Aneka Treatment Klinik Gigi Dental Health Centre (DHC) 7.3.Laser Skin Center Gading Pluit Meningkatkan Pelayanan Laser Kulit 7.4.Layanan Multi Istimewa Semanggi Specialist Clinic (SSC) 7.5.Layanan Kesehatan Bermutu Klinik Pertamedica Medical Center 7.6.Visi Prodia Laboratorium Klinik Menjadi yang Terbaik di Indonesia 7.7.O-smile Laser Dental Centre, Pusat Perawatan Kesehatan Gigi di Yogyakarta 7.8.Erha Clinic, Klinik Spesialis Kulit dengan Teknologi Terkini 7.9.Hairtrans Clinic Surabaya, Mentransplantasi Rambut dengan Teknologi Modern 7.10.SamMarie, Klinik Khusus Fertilitas dan Menoandropause. 7.11.Klinik Raden Saleh Medical Centre, Unggulkan Layanan Medical Check Up 7.12.Klinik Dr. Indrajana, konsisten dengan Layanan Asma dan Alergi 7.13.Klinik Mata Jakarta Eye Center (JEC) Menawarkan Layanan Pemeriksaan Glaukoma dan Pengobatan Sinar Laser Argon 7.14.Laboratorium Klinik Utama Johar-Mahakam, menawarkan Berbagai Uji Teknologi Genetika 7.15.Klinik Diabetes Nusantara, Spesial Menangani Diabetes VIII.FAKTOR PENDUKUNG EKSISTENSI KLINIK KESEHATAN 8.1.Perizinan Klinik8.2.Fasilitas Peralatan Utama 8.3.Obat dan Permasalahannya IX.BEBERAPA KEBIJAKAN TERKAIT KLINIK KESEHATAN X.PROFIL BEBERAPA KLINIK BESAR DI INDONESIA XI.KESIMPULAN DAN PROSPEK 10.1.Kesimpulan10.2.Prospek DAFTAR NAMA DAN ALAMAT KLINIK DI INDONESIA
|
| < Prev | Next > |
|---|

|
||||||||||||||||||||||||||||||
| Home |
| Corporate |
| Contact Us |
| Search |
| Our Partner |
| Multi Client Studies |
| Single Client Study |
| Consulting |
| Advertising Services |
| Regulation and Project Profile |
Chat with us |







![]() | Today | 237 |
![]() | Yesterday | 436 |
![]() | This week | 2168 |
![]() | This month | 5871 |
![]() | All | 172602 |