Skip to content

PT Media Data Riset Survey Research Services

You are here: Home arrow Multi Client Studies arrow MCS Indonesia Edition List All arrow Prospek Pengembangan Industri Kelapa Sawit di Indonesia 2008
Prospek Pengembangan Industri Kelapa Sawit di Indonesia 2008 Print

Pendahuluan


Seiring dengan terus meningkatnya kebutuhan minyak sawit didalam negeri dan pasar ekspornya yang terus meluas maka Pemerintah mengarahkan perluasan areal perkebunan kelapa sawit yang baru ke Kawasan Timur Indonesia (KTI) antara lain Papua. Sebagai daerah yang juga mempunyai potensial besar untuk perkebunan pada lima tahun ke depan,  Papua menjadi daya tarik calon investor dalam industri ini, baik pemain lama maupun baru  untuk mengembangkan usahanya di daerah baru ini.

Oleh karena itu, Media Data, dalam studi industri kelapa sawit ini, melengkapi dengan contoh kasus suatu analisa Investasi Pembangunan Industri Kelapa Sawit di Papua yang tentunya akan bermanfaat bagi investor yang akan berinvestasi di Papua.  

Analisa tersebut meliputi tahapan – tahapan pembangunan industri kelapa sawit yang baru, termasuk pembangunan kebun kelapa sawit, pabrik pengolahan CPO, Produksi dan Pemasaran, disertai Analisis Finansialnya.

Dalam laporan ini juga, Media Data membahas Prospek besarnya konsumsi pada industri minyak goreng sawit, industri Olea kimia, industri margarine, industri sabun, dan berbagai proses lainnya termasuk pengolahan biodiesel, Pupuk organic, pakan ternak, serta pakan – pakan ternak dari limbah sawit.


Daftar Isi



1. PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
1.2. Tujuan dan Lingkup Pembahasan
1.3. Metode Pengumpulan Data Dan Informasi

2. GAMBARAN UMUM PEREKONOMIAN INDONESIA
2.1. Populasi Penduduk Indonesia    
2.2. Gambaran Umum Ekonomi
Indonesia        
2.3. Neraca Pembayaran        
2.4. Prospek Ekonomi Indonesia     
2.5. Konsep Ekonomi Syariah        

3. INDUSTRI KELAPA SAWIT INDONESIA
3.1. Perkebunan Kelapa Sawit
3.1.1. Sekilas perkelapa – sawitan Indonesia
3.1.2  Sasaran Pembangunan Perkebunan 2009
3.1.3. Komitmen pemerintah membangun perkebunan kelapa sawit berkelanjutan
3.1.4. Usulan Lembaga Swadaya Masyarakat tentang pengembangan kelapa sawit di Indonesia
3.1.5. Berdirinya Dewan Minyak Sawit Indonesia
3.1.6. Perkembangan areal perkebunan
3.1.7. Perkembangan luas perkebunan kelapa sawit menurut wilayah
3.1.8. Perkembangan kondisi tanaman
3.1.9. Perkembangan luas perkebunan tanaman menghasilkan (TM) menurut wilayah
3.1.10. Satu juta Koma dua Ha tanaman kelapa sawit berusia tua
3.1.11. Indonesia impor 40 juta ton benih sawit
3.1.12. Malaysia kuasai 2,1 juta Ha lahan kelapa sawit di Indonesia
3.1.13. Perluasan kebun sawit ke timur Indonesia
3.1.14. Departemen Pertanian tak akan halangi asing investasi di kelapa sawit
3.1.15. Indonesia akan membangun kebun koleksi sumber daya genetik kelapa sawit
3.1.16. Kawasan Industri Masyarakat Perkebunan (KIMBUN)
3.2. Perkembangan Industri CPO
3.2.1. Produksi
3.2.2. Produktivitas Perkebunan Kelapa Sawit
3.2.3. Investasi Baru Dalam Perkebunan Kelapa Sawit
3.2.4. Proyeksi Produksi CPO dan PKO
3.2.5. Konsumsi CPO dan PKO di Dalam Negeri
3.2.6. Sentra Pengembangan Kelapa Sawit
3.2.7. Penyelundupan CPO Marak Lagi
3.2.8. Sertifikasi CPO Indonesia Mulai 1 Maret
3.2.9. Aturan Verifikasi Angkutan Sawit Ditanda-tangani

4. PENGOLAHAN KELAPA SAWIT  
4.1. Proses Pembuatan Ragam Produk Kelapa Sawit
4.1.1. Pembuatan Minyak Sawit (CPO)
4.1.2. Proses Pemisahan Inti Kernel
4.1.3. Proses Pembuatan Minyak Sawit Lanjutan
4.1.4  Proses Fraksinasi Minyak Sawit (CPO)
4.2. Proses Produksi Oleokimia
4.2.1. Proses Produksi Fatty Acid & Glycerine
4.2.2. Proses Produksi Fatty Alcohol

4.3. Proses Pengolahan  Biodiesel
4.4. Proses Pembuatan Pupuk Organik
4.5. Proses Pembuatan Pakan Ternak dari Limbah Sawit
4.6. Pembuatan Papan Partikel dan Plywood
4.7. Pabrikasi dan Penyebaran Geografik Pabrik Pengolah Kelapa Sawit
4.8. Estimasi Kebutuhan Pabrik Pengolah Sawit
4.9. Pabrik CPO Tanpa Lahan Sawit
4.10. Pabrik Mini Pengolah CPO
        
5.EKSPOR DAN IMPOR
5.1. Perkembangan Ekspor CPO dan PKO Indonesia
5.1.1. Ekspor CPO
5.1.2. Ekspor PKO
5.1.3.     India Potong tariff sawit Mentah dari 80% Jadi 37,5%
5.1.4. Indonesia Akan Perluas Pasar CPO di Eropa
5.2. Perkembangan Impor CPO dan PKO Indonesia
5.2.1. Impor CPO
5.2.2. Impor PKO
5.2.3. Indonesia Butuh 2.200 Kapal Pengangkut CPO

6. SALURAN DISTRIBUSI DAN PEMASARAN
6.1.  Sistem Distribusi Produk Kelapa Sawit
6.1.1. Saluran Distribusi TBS dari Petani
6.1.2. Sistem Distribusi Pemasaran CPO Dalam Negeri
6.1.3. Sistem Distribusi Pemasaran CPO Luar Negeri
6.2. Pasar Dalam Negeri
6.3. Pasar Luar Negeri
6.4. Perkembangan Harga CPO dan PKO Dunia dan Dalam Negeri
6.4.1. Harga di Pasar Dunia
6.4.2. Harga di Dalam Negeri
6.4.3. Harga CPO Tahun 2008 Diperkirakan Capai US$ 1.200
6.5. Sumber Informasi Harga Produk Kelapa Sawit
6.6. Saran untuk Strategi Pemasaran
6.6. Perhitungan Pajak Ekspor (PE) Minyak Sawit
6.7. HPE CPO Awal 2008 Dinaikkan
6.8. HPE CPO Ikuti Internasonal
6.9. Pemerintah Diminta Dukung Transaksi Kontrak CPO
6.10. BBJ Akan Kembali Aktifkan Kontrak CPO
6.11. KPPU Usulkan Konsep Oligopoli di Pasar CPO
6.12. Pos Tarif PE Sawit Disempurnakan

7. KEBIJAKSANAAN PEMERINTAH
7.1. Kebijaksanaan Investasi
7.2. Surat Persetujuan dan Izin Pelaksanaan Penanaman Modal
7.2.1. Surat Persetujuan
7.2.2. Izin Perluasan
7.2.3. Surat Persetujuan Perubahan 
7.3. Pemerintah Memberlakukan Keppres Investasi Satu Atap
7.3.1. Keppres Satu Atap Hanya Menguntungkan Daerah Tertentu
7.3.2. Mekanisme Sistem Pelayanan Satu Atap
7.4. Pembentukkan Tim Nasional Peningkatan Ekspor dan Investasi (Timnas PEPI)
7.5. Otonomi Daerah Untuk Agroindustri Kelapa Sawit
7.6. Penegakan Hukum
7.7. Pengembangan Riset
7.8. Dukungan Pembangunan Infrastruktur
7.9. Pajak Ekspor
7.9.1.     Perkembangan Pajak Ekspor
7.9.2.  Batal PE 0%, PE Berlanjut
7.10. Subsidi Pupuk Untuk Perkebunan Rakyat
7.11. Pemerintah Mengembangkan Mesin Pengolah Kelapa Sawit Skala Kecil
7.12. Sertifikasi CPO dan Produk Turunannya
7.13. Fortifikasi Minyak Goreng
7.14. Strategi Pengembangan Riset Kelapa Sawit
7.15. Rencana Induk RUSNAS Industri Hilir Kelapa Sawit
7.16. Peranan Institusi Penelitian
7.16.1. Lembaga Pemerhati Kelapa Sawit  Non-Pemerintah
7.16.2. Membangun Kemitraan Riset
7.16.3. Kendala dan Solusi Pelaksanaan Riset Kelapa Sawit
7.17.     Ketentuan Kebun Sawit Indonesia Diakui RSPO Internasional

8. ISU-ISU LINGKUNGAN DAN SOSIAL
8.1  Pengantar
8.2. Isu-Isu Lingkungan
8.2.1. Pengalihan Fungsi Lahan
8.2.2. Kebakaran Lahan
8.2.3. Pencemaran Lingkungan
8.2.4. Banjir dan Kekeringan
8.2.5. Bibit Palsu
8.2.6. Kandungan Beta Karoten
8.2.7. Kontaminasi  CPO
8.2.8. Kelapa Sawit Organik
8.3. Isu- Isu Sosial
8.3.1. Kesempatan Tenaga Kerja Lokal
8.3.2. Penyerobotan Tanah Ulayat
8.3.3. Eksploitasi Tenaga Kerja
8.3.4. Ketiadaan Pemberdayaan Masyarakat
8.3.5. Mafia Kelapa Sawit

9. PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
9.1. Pembangunan Berkelanjutan
9.2. Pemerhati Agroindustri Kelapa Sawit Indonesia 
9.3. Langkah Taktis Untuk Agroindustri Kelapa Sawit
9.3.1.     Pewilayahan Agroindustri Kelapa Sawit
9.3.2.     Membangun Kemitraan Kerja dan Bagi Hasil
9.3.3.     Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Daerah
9.3.4.     Peningkatan Kuantitas dan Kualitas Litbang
9.3.5.     Mempertimbangkan Biaya Lingkungan dan Biaya Sosial
9.3.6. Teladan Agroindustri Kelapa Sawit di Indonesia
   
10. ANALISA INVESTASI INDUSTRI KELAPA SAWIT DI PAPUA
10.1. Pengantar
10.2. Keadaan Umum
10.2.1. Administrasi dan Aksesbilitas
10.2.2. Kondisi Biofisik
10.3. Pembangunan Kebun Kelapa Sawit  
10.3.1.    Tahap Persiapan
10.3.2.    Pembangunan Sarana Prasarana serta Fasilitas Umum
10.3.3. Mobilisasi Alat Berat dan Material
10.4. Pembangunan Pabrik Pengolahan CPO
10.4.1. Mesin dan Peralatan Pabrik
10.4.2. Tenaga Listrik
10.4.3. Air Bersih
10.4.4. Plant Lay Out
10.5.Tahap Produksi dan Pemasaran
10.5.1.    Pemanenan dan Pengangkutan TBS ke Pabrik
10.5.2.    Rencana Produksi
10.6.    Analisis Finansial
10.6.1. Pembangunan Sarana Prasarana seta fasiliatas Umum
10.6.2. Pembangunan Kebun
10.6.3. Produksi dan Pemasaran
   
11. PROSPEK
11.1. Konsumsi CPO pada Industri Minyak Goreng Sawit
11.2. Konsumsi CPO pada Industri Oleokimia
11.3. Konsumsi CPO pada Industri Margarine
11.4. Konsumsi CPO pada Industri Sabun

12. PERKEMBANGAN CPO DAN PKO DUNIA
12.1. Produksi CPO Dunia
12.2. Produksi PKO Dunia
12.3. Perkembangan Ekspor CPO Dunia
12.4. Perkembangan Ekspor PKO Dunia
12.5. Perkembangan Impor CPO Dunia
12.6. Perkembangan Impor PKO Dunia
12.7. Perkembangan Konsumsi CPO Dunia
12.8. Perkembangan Konsumsi PKO Dunia

DIREKTORI :
- Direktori Perusahaan Minyak Sawit
- Dir. Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit
- Investasi Baru dan Perluasan



 



Add this page to your Social Bookmarking websites
Reddit! Del.icio.us! Mixx! Free and Open Source Software News Google! Live! Facebook! StumbleUpon! Yahoo! Joomla Free PHP
 
< Prev   Next >

Special Offer


 


 

 

 

World Time Zone

time1
time2
time3

Ext Links


IDR Rate BCA

12-Mar-2010 / 08:04 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9270.00 9120.00
SGD 6642.65 6511.65
HKD 1195.60 1174.30
GBP 13993.00 13712.00
AUD 8506.90 8332.90
JPY 102.80 100.22
EUR 12701.15 12467.15
SAR 2481.45 2422.45

Sales & Marketing

Chat with usChat with us

Access Subscription






Lost Password?
No account yet? Register

My Subscriptions list

No active or expired subscriptions. View Available Subscriptions

Visitor Map

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday238
mod_vvisit_counterYesterday436
mod_vvisit_counterThis week2169
mod_vvisit_counterThis month5872
mod_vvisit_counterAll172603
Review mediadata.co.id on alexa.com

Main Office:
PT. MEDIA DATA RISET
Jl. SMA XIV No. 12A, Cawang
East Jakarta, 13630
Phone     : +62-21- 8093140
Fax         : +62-21- 8096071
Email      : info@mediadata.co.id
Website   : www.mediadata.co.id